Marwah Guru Tercoreng Oleh Oknum Kepala Sekolah , Ini Nama Kepsek UPTD SD Taddan II.!

Sampang, || wartapers.com - Profesi Seroang guru yang kini dicoreng oleh salah satu Oknum Kepala Sekolah, usai adanya  dugaan membawa lari  uang tabungan yang hampir mencapai Setengah Miliar, Wali Murid kini kembali   berbondong-bondong  mendatangi UPTD SD Taddan II dan  Penagih Janji haknya yang sebelumnya diralat akibat ulah oknum kepala sekolah yang bernama Suwarti asal Jl. Mutiara  Kabupaten Sampang  yang kini menjabat sebagai Kepala Sekolah UPTD  SD Taddan 2  Kecamatan Camplong  Desa Taddan.

Menyikapi hal tersebut Kepsek yang sebelumnya menjadi konsumsi sasaran amukan massa yang diduga membawa lari uang tabungan milik  murid, dengan sangat santainya  Kepsek itu menyangkal akan kebenaran atas isu uang tabungan itu dibawa lari olehnya, ia menjawab ketika di mintai keterangan melalui wawancara oleh beberapa media dan masih sanggup berkata bahwa uang tersebut ada tapi kurang. 

"   Ia ini wes resiko ya, jadi resiko saya terima , ee begini sebenarnya uang itu ada  tapi sebagian , kalau sebagian itu diberikan, otomatis bergejolak ke yang lain , karna pastinya mereka minta bareng , sehingga waktu itu sudah saya sampaikan ke wali murid , saya berikan sebagian gak berani , makanya saya mencari sisanya , jadi begitu bukan lari,  Senin 24/06/2024. 

Lanjut Suwarti , bukan menanam ya, apa namanya ya, hanya teman yang pinjem, memang itu bukan hak saya , itu uang wali murid,kenapa saya berani , saya waktu itu gak tau kenapa, tau-tau oh kirim buk , ya kirim, jadi tanpa memikir ini lho akibatnya,gak ada seperti itu terus terang saja ,atau disengaja." tambah Kepsek UPTD SD Taddan II.

Dengan total jumlah tabungan senilai  Rp. 494 jt  terhitung dari semua kelas 1 sampai 6 yang berjalan selama satu tahun di kumpulkan , tak puas atas sifat kepsek yang teledor tidak mampu menjaga amanat ,warga setempat tetap geram atas sikap perilaku  oknum kepala sekolah tersebut , karna dinilai tidak mencontohkan seseorang guru, warga juga menyebut kejadian ini hanya  mencoreng institusi pendidikan guru selaku ASN.

" Ini tabungan mulai kelas 1 dan 6 yang di kumpulkan selama 1 tahun , Kejadian ini tak wajar , dia sebagai Pejabat Kok begitu sikapnya , " ungkap warga sekaligus wali murid. 

Bahkan juga salah satu guru yang enggan disebut namanya, memberikan pernyataan bahwa pejabat ASN tersebut harus hengkang dari masa jabatannya  selaku kepsek UPTD SD Taddan 2 dan di ganti  Kepsek baru. 

" Yaa awalnya saya juga gak tau, taunya begini, dan kita bisa apa pak , yaa kalau bisa diganti biar tidak terjadi seperti ini"  Ungkapnya.

Menambah kepsek juga meminta maaf atas kesalahan tersebut dan mengakui atas sikap yang menurut warga mencoreng nama baik seorang guru , setelah kejadian itu terjadi sehingga membuat beberapa wali murid kecewa serta geram.

" Ini adalah bentuk tanggung jawab saya , sekali lagi saya disini bertanggung jawab penuh dengan apa yang terjadi, mulai hari sabtu saya bukan melarikan diri ,tapi saya berusaha mengambil dana yang harus saya ambil , ternyata dana tidak ada sehingga saya harus dua hari keluar dari sekolah jadi mohon maaf sekali lagi tidak lari dari tanggung jawab, jadi hari sabtu saya tidak ada, saya mencari dana yang memang 100% kesalahan saya. " Kata Suwarti selaku Kepsek. Senin 24/06/2024.

Meski tabungan murid tesebut telah di distribusikan dengan baik , namun hal ini tidak bisa membuat nama baik sekolah UPTD SD Taddan II usai kejadian tersebut, masyarakat tetap meminta Kepada Dinas Pendidikan Selaku OPD tekhnis untuk Kepala Sekolah diganti atau Di pecat dari Jabatannya sebagai ASN , agar tidak memberikan cidera dunia pendidikan sehingga bisa mengganggu pelajaran murid-murid ketika menempuh pelajaran yang berprestasi. 




Redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...