Demi dorong Ekonomi Masyarakat, Bupati Sampang Ijinkan Para PKL Jualan Di Alun-alun Siang Dan Malam

Demi dorong Ekonomi Masyarakat, Bupati Sampang Ijinkan Para PKL Jualan Di Alun-alun Siang Dan Malam 




Sampang , ||wartapers.com -Seakan serba kebetulan dan seakan tak percaya para pedagang atau PKL di alun alun Trunojoyo mendapat kunjungan mendadak dari orang nomer satu dikabupaten sampang,H.slamet Junaidi atau akrab disapa aba idi tersebut spontan melintas dan mampir pada PKL yang berjualan disekitar alun alun,bahkan tak tanggung tanggung dan tanpa rasa canggung beliau duduk merakyat bersama penjual serta masyarakat di emperan trotoar.


Dalam kesempatan tersebut PKL yang hadir kembali menanyakan isu tentang akan disterilkan nya para pedagang kaki lima dikawasan sekitar alun alun Trunojoyo kabupaten Sampang.


Wartawan yang diancam kekerasan tujuh debt collector lapor polisi


Namun sekali lagi aba idi secara tegas menyatakan langsung kpada PKL alun alun bahwa hal itu tidak benar"siapa yang bilang akan di sterilkan?tidak benar itu,saya cukup paham dengan keadaan pedagang karena dulu saya juga pernah mengalami bahkan lebih sulit dari keadaan teman teman yang sekarang berjualan,ucap nya menceritakan kilas balik perjuangan hidup nya sebelum seperti sekarang.



Bahkan bupati Sampang tersebut menyatakan akan mengizinkan para Pedagang Kali Lima (PKL) untuk berjulan siang dan malam di seputaran Alun-alun semata mata untuk masyarakat agar bisa sama dan bersama sama merasakan dampak pembangunan dari segi ekonomi dari adanya alun alun Trunojoyo ini,"  papar beliau.


Diduga Debt collector ilegal kembali beraksi, korban nya seorang jurnalis!


Bahkan Bupati juga akan memberikan sejumlah fasilitas yang memadahi tanpa pungutan biaya serupiah pun.  Tempat  PKL itu akan ditata dan dibangun lebih layak untuk berjualan sekaligus terkoneksi dengan PKL lainnya di dalam kota agar bisa menjadi  ikon wisata kuliner 


Hal tersebut disampaikan Bupati Sampang  H.slamet junaidi  bersama para PKL di trotoar alun alun Trunojoyo icon kabupaten Sampang , sabtu (22/7). Turut hadir Ketua komunitas jurnalis jawatimur serta sejumlah aktifis yang kebetulan ikut nimbrung di lokasi sekitar alun alun bersama  masyarakat.



Menurut Aba idi  Pemerintah memiliki kewajiban menyejahterakan semua elemen masyarakat, tak terkecuali para pedagang.


Mengingat selama ini para PKL yang berada di seputaran Alun Alun Trunojoyo  dirasa kurang tersentuh secara maksimal sehingga terlihat penyajian dagangannya kurang begitu baik dan rapi. Padahal potensi mereka cukup besar.


“Kewajiban pemerintah daerah harus bisa memberikan kesejahteraan masyarakatnya, termasuk  pedagang. Khusus pedagang di Alun Alun Trunojoyo , saya lihat selama ini belum tersentuh secara maksimal,”ujarnya.


Bupati menyatakan, dalam waktu dekat akan dilakukan penataan para pedagang yang ada di Alun- Alun Trunojoyo  agar lebih rapi dan bersih. Pedagang juga akan diberikan kelengkapan berdagang dari pemerintah, mulai tenda agar terlihat seragam dan lebih indah di pandang oleh pengunjung nantinya.


Dengan begitu diharapkan masyarakat yang berkunjung ke pusat kuliner tersebut bisa memiliki kesan dan kebanggaan tersendiri.


“Insya Allah akan kita siapkan satu tempat khusus dan fasilitas yang memadahi Dengan begitu pembeli merasa nyaman dan bisa selfi karena bangganya ada di Alun-alun Kabupaten Sampang ,”ucapnya.


Menurut  Bupati, ke depan seluruh pedagang yang berada di seputaran Alun-Alun hingga Gor akan terkoneksi. Ini dilakukan agar ketika masyarakat maupun wisatawan datang bisa menjadi sebua ikon baru, yakni Kawasan Wisata Kuliner Madura



Pewarta: redaksi

Editor : redaksi 



KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image