Satu Keluarga Desa Polagan Tewas Saat Hendak Perbaiki Tambak Carron Milik Orang
Niatnya ingin memperbaiki tebing yang mengalami kerusakan ( jebol ) pada tambak milik orang yang dia kerjakan, korban yakni Basor ( 55 ) , Ach. fauzi ( 33 ) dan Agus Maulida ( 27) . Warga Kelurahan Polagan kecamatan Sampang kabupaten Sampang.
Ketika media menggali kebenaran perihal kejadian meninggalnya ke tiga korban. Kronologi kejadian , mereka yang hendak ingin memperbaiki tebing tambak yang rusak , namun salah satu pekerja mengalami musibah yakni terpeleset saat perbaiki tebing tersebut, sehingga korban tenggelam tak bisa berenang, kemudian dua kerabat korban hendak mau menyelamatkan nyawa korban namun naas kedua kerabatnya juga ikut tenggelam dan terseret arus dalamnya tambak.
Dari kejadian tersebut saksi pun melihat dengan sendirinya , dan ada beberapa barang korban yang ikut terbawa yakni Capeng ( topi) tapi Rokok dan Gorengan yang ada di sekitar lahan tambak namun saksi tidak melihat adanya korban di tempat , lalu saksi melihat jika korban yang tenggelam sehingga melaporkan kepada warga sekitar untuk mengevakuasi ke 3 korban.
" Saya hanya melihat rokok dan gorengan, namun saya lihat kok tidak ada orang nya , setelah saya lihat mereka sudah tidak ada di tempat , lalu saya memanggil warga untuk di mintai bantuan ," ujarnya Gufron.
Evakuasi korban tenggelam atau upaya yang dilakukan oleh warga setempat melaporkan kejadian tersebut kepada Lurah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sampang , sehingga melibatkan beberapa elemen pemerintah yakni, Agen Bencana PROV. Jatim, DPRD, Perangkat Lurah Polagan, Polsek Sampang, Polairud, Tagana dan Warga sekitar yang ikut menyaksikan kejadian di TKP.
Kini satu korban meninggal dunia, dan kedua kerabatnya yang membantu tadi ikut meninggal , guna memastikan lebih jelas kini warga setempat membawanya ke RSUD guna di lakukan pemeriksaan secara intensif namun hal tersebut sia-sia , dan pada akhirnya kedua Korban yang membantu tadi tidak bisa terselamatkan.
Menurut keterangan dari Kasi Kedaruratan Iman , menjelaskan jika pihak korban membawa korban ke rumah sakit dengan menggunakan peralatan seadanya guna memastikan penyebab terjadi korban meninggal.
" Warga membawa korban dengan alat seadanya, dan membawa korban ke rumahnya, untuk memastikan saja ke dua korban Agus dan Fauzi itu ingin dilakukan pemeriksaan ulang sebab mereka meninggal , jadi di bawa ke rumah sakit, namun kedua orang tersebut tetap meninggal , di satu sisi hasil kesepakatan keluarga korban yang disaksikan oleh pihak POLRES, TNI , TAGANA, BPBD dan Dinas Sosial Jika pihak keluarganya tidak mau di lakukan otopsi.," pungkas Imam Kasi Kedaruratan.
Saat keluarga korban yang tidak mau melakukan pemeriksaan ulang untuk di bawa kerumah sakit, apa penyebab korban meninggal tenggelam , dirinya hanya meminta pada pihak rumah sakit untuk memulangkan jenazah korban agar secepatnya untuk di kebumikan di rumah duka.
" Tidak usah pak, mending langsung saya pulangkan saja, biar secepatnya di kebumikan di rumah duka ,"
Atas kesaksian dari beberapa pihak keluarga dan disaksikan oleh Kapolsek, Koramil ,dan DPRD Kabupaten Sampang sehingga permintaan dari keluarga Korban kini penuhi oleh pihak yang terkait.
Redaksi
